Setahun Kepemimpinan Andi Ina: Barru Berbenah di Tengah Tantangan Fiskal dan Infrastruktur

Setahun memimpin Kabupaten Barru, Bupati Andi Ina Kartika Sari memaparkan capaian dan tantangan yang dihadapi daerahnya. Di tengah keterbatasan anggaran…

Setahun Kepemimpinan Andi Ina Barru Berbenah Di Tengah Tantangan Fiskal Dan Infrastruktur

Setahun memimpin Kabupaten Barru, Bupati Andi Ina Kartika Sari memaparkan capaian dan tantangan yang dihadapi daerahnya. Di tengah keterbatasan anggaran dan warisan defisit, Andi Ina mengklaim telah menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai sektor, mulai dari penurunan kemiskinan hingga peningkatan produksi pertanian. Namun, pekerjaan rumah besar masih menanti, terutama dalam hal infrastruktur dasar dan pengelolaan lingkungan.

Menavigasi Krisis Fiskal: Prioritaskan Program Strategis

Andi Ina mengakui bahwa tahun pertamanya menjabat diwarnai oleh krisis fiskal yang cukup berat. Defisit anggaran sebesar Rp40 miliar pada tahun 2025 diperparah dengan pemotongan dana transfer pusat sebesar Rp133 miliar pada tahun 2026. Kondisi ini memaksa pemerintah daerah untuk melakukan efisiensi dan memprioritaskan program-program strategis yang memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

"Tantangan fiskal ini memaksa kami untuk lebih kreatif dan efisien dalam mengelola anggaran," ujar Andi Ina dalam sebuah dialog publik di Makassar. "Kami fokus pada program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat dan memberikan hasil yang nyata."

Capaian yang Signifikan: Pendidikan, Pertanian, dan Ketenagakerjaan

Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, Andi Ina mengklaim bahwa sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Di bidang pendidikan, Kabupaten Barru berhasil mendapatkan program Sekolah Rakyat yang diperuntukkan bagi anak-anak pra-sejahtera. Program ini, yang didanai dengan anggaran sekitar Rp270 miliar, diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang paling rentan.

Sektor pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah, juga menunjukkan peningkatan yang signifikan. Produksi padi pada tahun 2025 meningkat sebesar 21,81 persen, melampaui target nasional dan mendukung program swasembada pangan pemerintah pusat. Peningkatan ini, menurut Andi Ina, merupakan hasil dari investasi di bidang infrastruktur pertanian dan pelatihan bagi para petani.

Di bidang ketenagakerjaan, tingkat pengangguran mengalami penurunan. Hal ini dipengaruhi oleh penyerahan sekitar 2.000 surat keputusan (SK) PPPK kepada tenaga yang memenuhi syarat, serta pembukaan peluang kerja melalui berbagai program daerah.

Tantangan di Depan Mata: Infrastruktur, Lingkungan, dan Pemerataan

Meskipun telah menunjukkan kemajuan di berbagai sektor, Andi Ina mengakui bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi. Infrastruktur dasar, terutama di wilayah pegunungan dan pesisir, masih membutuhkan perhatian serius. Kerusakan jalan, minimnya akses air bersih, dan sanitasi yang buruk menjadi kendala utama bagi pembangunan di wilayah-wilayah tersebut.

Selain itu, persoalan lingkungan juga menjadi perhatian utama. Produksi sampah yang mencapai sekitar 95 ton per hari membutuhkan sistem pengelolaan terintegrasi yang efektif. Tanpa penanganan yang tepat, sampah dapat mencemari lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat.

Pemerataan pembangunan juga menjadi tantangan tersendiri. Kesenjangan antara wilayah dataran rendah, pegunungan, dan pesisir masih cukup besar. Pemerintah daerah perlu merumuskan kebijakan yang lebih inklusif dan berpihak pada wilayah-wilayah yang tertinggal.

Menuju Barru yang Berkeadilan dan Berkelanjutan

Andi Ina menegaskan komitmennya untuk membawa Kabupaten Barru menjadi daerah yang berkeadilan, maju, dan berkelanjutan. Ia menyadari bahwa untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan kerja keras, inovasi, dan kolaborasi dari semua pihak.

"Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Barru," ujar Andi Ina. "Kami akan bekerja keras untuk mengatasi tantangan yang ada dan mewujudkan visi Barru yang berkeadilan dan berkelanjutan."

Langkah selanjutnya, menurut Andi Ina, adalah memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Ia juga berencana untuk menggandeng sektor swasta untuk berinvestasi di Kabupaten Barru, terutama di sektor pariwisata dan energi terbarukan. Dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, Andi Ina optimis bahwa Kabupaten Barru dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Artikel Disetujui Oleh
ReporterIndra

Sorotan

Neo Patric Pangkep Tebar Kebaikan Ramadan Aksi Sosial Dan Silaturahmi Eratkan Komunitas
Neo-Patric Pangkep Tebar Kebaikan Ramadan: Aksi Sosial dan Silaturahmi Eratkan Komunitas
Komunitas motor Neo-Patric Pangkep, di bawah payung Pengurus Daerah HTCI Sultanbatara, menggelar serangkaian kegiatan sosial dan keagamaan selama bulan Ramadan,…
8 Maret 2026News
Perkuat Solidaritas Himpaudi Nunukan Gelar Buka Puasa Dan Bazar Ramadan
Perkuat Solidaritas, HIMPAUDI Nunukan Gelar Buka Puasa dan Bazar Ramadan
Kebersamaan dan semangat ukhuwah Islamiyah mewarnai acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia…
7 Maret 2026News
Bupati Barru Manfaatkan Momentum Nuzulul Quran Untuk Sampaikan Capaian Pembangunan Daerah
Bupati Barru Manfaatkan Momentum Nuzulul Qur’an untuk Sampaikan Capaian Pembangunan Daerah
Barru - Di tengah semarak Safari Ramadan, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., memanfaatkan peringatan Nuzulul Qur'an di…
6 Maret 2026News