Pemerintah Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, bergerak cepat mempersiapkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2026. Dengan 12 desa yang akan berpartisipasi, Pemkab Barru memprioritaskan edukasi masyarakat dan stabilitas sosial sebagai kunci sukses pesta demokrasi di tingkat desa. Koordinasi lintas sektor diintensifkan, melibatkan aparat kepolisian dari Polda Sulawesi Selatan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat untuk memastikan Pilkades berjalan aman, tertib, dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas.
Antisipasi Kerawanan dan Pemetaan Potensi Konflik
Langkah antisipatif menjadi fokus utama mengingat pengalaman pelaksanaan Pilkades sebelumnya. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menekankan pentingnya mempersiapkan masyarakat untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. "Calon itu pada dasarnya siap menang dan siap kalah. Tapi yang sering menjadi persoalan adalah masyarakat pendukung yang tidak siap menerima hasil. Ini yang harus kita edukasi," ujarnya saat menerima audiensi Tim Subdit Politik Dit Intelkam Polda Sulsel.
Berdasarkan pemetaan bersama aparat keamanan, empat desa di Kabupaten Barru diidentifikasi memiliki potensi kerawanan. Faktor-faktor pemicu kerawanan ini beragam, mulai dari rivalitas antar pendukung yang kuat hingga isu-isu lokal yang sensitif. Polres Barru, dengan dukungan Polda Sulsel, telah menyiapkan strategi pengamanan khusus untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama tahapan Pilkades.
Seleksi Ketat Bakal Calon Kepala Desa
Untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan di tingkat desa, Pemkab Barru menerapkan mekanisme seleksi ketat bagi bakal calon kepala desa. Khususnya di desa-desa dengan jumlah calon lebih dari lima orang, seleksi dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara yang melibatkan pihak ketiga. Langkah ini bertujuan untuk menjamin objektivitas dan memilih calon-calon yang memiliki kapasitas dan kompetensi yang dibutuhkan untuk memimpin desa.
"Ini bukan sekadar formalitas. Kita ingin memastikan kepala desa ke depan memiliki kapasitas dan kompetensi, karena mereka adalah garda terdepan pelayanan masyarakat," tegas Bupati Andi Ina.
Selain itu, hasil tes seleksi juga akan menjadi instrumen penentu apabila terjadi hasil suara sama (draw). Dengan demikian, potensi konflik akibat ketidakjelasan hasil pemilihan dapat diminimalisir tanpa harus menggelar pemilihan ulang yang berpotensi memicu ketegangan.
Menjaga Harmoni Sosial di Tingkat Desa
Dinamika sosial di tingkat desa juga menjadi perhatian serius Pemkab Barru. Dalam beberapa kasus, muncul kandidat dari satu rumpun keluarga atau bahkan potensi calon tunggal di beberapa desa. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas demokrasi dan harmoni sosial di tingkat desa.
Pemerintah daerah mengingatkan seluruh pihak untuk tidak memanfaatkan situasi tersebut untuk kepentingan yang berpotensi memicu konflik sosial. "Kita tidak ingin masyarakat menjadi korban. Jangan sampai karena Pilkades, hubungan kekeluargaan rusak, rumah tangga terganggu, dan stabilitas desa ikut terganggu," kata Bupati.
Sosialisasi Masif dan Keterlibatan Tokoh Masyarakat
Untuk memastikan seluruh masyarakat memahami esensi Pilkades sebagai proses demokrasi yang harus diterima dengan lapang dada, Pemkab Barru mengintensifkan sosialisasi secara masif hingga ke tingkat akar rumput. Keterlibatan tokoh agama, imam masjid, serta tokoh masyarakat menjadi kunci dalam memberikan pemahaman kepada warga.
Pesan-pesan damai dan ajakan untuk menjaga persatuan dan kesatuan terus disuarakan melalui berbagai forum, termasuk khutbah Jumat dan pertemuan-pertemuan informal di masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan iklim yang kondusif dan mencegah terjadinya polarisasi yang berlebihan di tengah masyarakat.
Optimisme dan Harapan untuk Pilkades Damai
Dengan berbagai langkah strategis yang telah disiapkan, Pemerintah Kabupaten Barru optimis pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 25 Mei 2026 dapat berjalan aman, damai, serta menghasilkan pemimpin desa yang berkualitas dan diterima seluruh lapisan masyarakat. Pilkades yang sukses diharapkan akan membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat desa di Kabupaten Barru. Plh Sekda Barru, Asisten Pemerintahan Setda Barru, serta Kepala DPMDPPKB Kabupaten Barru turut aktif mendukung dan mensukseskan seluruh tahapan persiapan Pilkades.




