Depok, Jawa Barat – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Depok secara resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa khidmat 2025-2026. Prosesi pelantikan yang berlangsung di Makara Art Center, Universitas Indonesia, pada Sabtu (7/3/2026), menandai era baru bagi organisasi kemahasiswaan Islam tersebut dalam kiprahnya di Kota Depok dan secara nasional.
Momentum ini tidak hanya menjadi seremonial organisasi, tetapi juga deklarasi komitmen para mahasiswa Islam untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Tema "New Era of PMII Depok: The Great Leap Forward" yang diusung, mencerminkan ambisi untuk melompat lebih tinggi dalam pengabdian, berlandaskan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan.
Pelantikan dan Formasi Kepengurusan Baru
Pelantikan ini dihadiri oleh ratusan kader PMII, alumni, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai elemen penting. Sebanyak 55 pengurus baru resmi mengemban amanah, termasuk jajaran Badan Pengurus Harian (BPH) yang dikomandoi oleh Matahariku Mukhammad sebagai Ketua PC PMII Kota Depok.
Selain itu, Majelis Pembina Cabang (Mabincab) juga diisi oleh tokoh-tokoh yang memiliki pengalaman dan dedikasi dalam dunia pergerakan dan pembangunan. Achmad Solechan didapuk sebagai Ketua Mabincab, didampingi Erwien Kusuma sebagai Sekretaris. Anggota Mabincab lainnya terdiri dari nama-nama yang tak asing lagi, seperti Nusron Wahid, Sumantri Suwarno, Moh Agus Fuat, dan Ahmad Luthfi.
Kehadiran perwakilan dari Pengurus Besar PMII, PKC PMII Jawa Barat, serta Badan Kesbangpol Kota Depok, semakin mempertegas posisi strategis gerakan mahasiswa dalam dinamika demokrasi dan pembangunan bangsa.
Visi "The Great Leap Forward": Lompatan Kontribusi Kebangsaan
Dalam sambutannya, Ketua PC PMII Depok, Matahariku Mukhammad, menjelaskan bahwa tema "The Great Leap Forward" adalah seruan bagi seluruh kader untuk berani melakukan lompatan besar dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.
"PMII harus hadir sebagai kekuatan intelektual yang berakar pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Lompatan besar ini akan kita wujudkan melalui penguatan empat pilar gerakan: kaderisasi, politik kebangsaan, pengabdian sosial, dan dakwah keagamaan," tegas Matahariku.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa PMII Depok siap mengawal isu-isu strategis bangsa, mulai dari pembangunan berkelanjutan, pendidikan inklusif, hingga penguatan harmoni dalam keberagaman.
Senada dengan itu, Wakil Ketua I PC PMII Depok, Muhammad Rizky Haekal, menyoroti pentingnya membangun ekosistem gerakan mahasiswa yang berlandaskan ilmu pengetahuan dan semangat pengabdian. "Gerakan PMII bukan sekadar aktivitas organisasi, melainkan bagian dari ikhtiar membangun peradaban. Dengan landasan ilmu, ketakwaan, dan nasionalisme, kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Depok dan Indonesia secara keseluruhan," ujarnya.
Refleksi dan Konsolidasi Gagasan
Rangkaian acara pelantikan juga diisi dengan diskusi panel yang membahas isu-isu strategis kebangsaan dan dinamika sosial kontemporer. Forum ini menjadi wadah bagi kader PMII untuk merefleksikan diri, mengkonsolidasikan gagasan, dan memperkuat peran mahasiswa sebagai agent of change, agent of control, dan agent of development dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Komitmen PMII: Mencetak Kader Unggul dan Berpihak pada Rakyat
Sebagai organisasi kemahasiswaan yang memiliki sejarah panjang sejak tahun 1960 dan kedekatan dengan Nahdlatul Ulama, PMII terus berkomitmen untuk mencetak kader-kader yang memiliki kedalaman spiritual, ketajaman intelektual, serta keberpihakan pada kepentingan rakyat.
Pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat soliditas kader PMII Cabang Kota Depok, sekaligus memperluas kontribusi gerakan mahasiswa dalam memperkokoh nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. Dengan semangat nasionalisme yang inklusif, PMII Depok bertekad untuk menjadi bagian dari generasi muda yang aktif menjaga persatuan bangsa dan mendorong kemajuan Indonesia di masa depan. Langkah awal yang mantap telah diambil, dan kini, tantangan implementasi visi "The Great Leap Forward" menanti di depan mata.




