Tragedi di Pangkep: Duel Berdarah Antar Kerabat, Pria dengan Dugaan Gangguan Jiwa Meregang Nyawa

Pangkep, Sulawesi Selatan – Sebuah insiden tragis mengguncang Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Selasa (7/4/2025). Peristiwa duel maut antara dua…

Tragedi Di Pangkep Duel Berdarah Antar Kerabat Pria Dengan Dugaan Gangguan Jiwa Meregang Nyawa

Pangkep, Sulawesi Selatan – Sebuah insiden tragis mengguncang Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Selasa (7/4/2025). Peristiwa duel maut antara dua kerabat di wilayah Labakkang Pattallassang berujung pada kematian seorang pria berinisial SP (41), yang diduga kuat mengalami gangguan jiwa. Korban tewas setelah terlibat perkelahian sengit dengan Lawak, kerabatnya sendiri, yang kini menderita luka serius.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan pihak kepolisian, SP, seorang petani yang berasal dari Kampung Bila-bila, Desa Pattallassang, Kecamatan Labakkang, mendatangi rumah Lawak dengan niat yang belum diketahui pasti. Tanpa peringatan, SP langsung menyerang Lawak menggunakan sebilah parang. Serangan mendadak ini mengenai bagian belakang kepala Lawak, menyebabkan luka terbuka yang cukup parah.

Terdesak dan terluka, Lawak melakukan perlawanan. Ia meraih sebatang kayu yang ujungnya dilengkapi plat besi, sebuah alat yang umum digunakan untuk menjemur gabah di daerah tersebut. Dengan kayu tersebut, Lawak membalas serangan SP, memukulnya di bagian belakang kepala hingga korban tersungkur.

"Korban SP mengalami luka-luka serius akibat pukulan kayu berplat besi tersebut. Kedua belah pihak kemudian dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat," ujar Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Muhammad Saleh, S.E., M.H.

Upaya Penyelamatan dan Investigasi Polisi

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian segera memberikan pertolongan. Lawak dilarikan ke Puskesmas Labakkang untuk mendapatkan perawatan intensif atas luka di kepalanya. Sementara itu, SP juga segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa SP tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Pihak kepolisian segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan SP untuk menyerang, serta potongan kayu berplat besi yang digunakan Lawak untuk membela diri.

"Kami telah mengamankan barang bukti dan sedang melakukan pendalaman untuk mengetahui motif di balik kejadian ini," jelas AKP Muhammad Saleh.

Hubungan Keluarga dan Dugaan Gangguan Jiwa

Menurut keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, SP dan Lawak memiliki hubungan keluarga. Fakta ini menambah dimensi tragis dalam peristiwa berdarah ini. Selain itu, dugaan bahwa SP mengalami gangguan jiwa menjadi fokus perhatian dalam penyelidikan.

Pihak kepolisian masih berupaya untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai riwayat kesehatan mental SP. Jika terbukti bahwa SP memang mengalami gangguan jiwa, hal ini akan mempengaruhi proses hukum yang akan dijalani oleh Lawak.

Dampak Sosial dan Hukum

Peristiwa ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Labakkang Pattallassang. Warga merasa khawatir dengan potensi terjadinya tindakan kekerasan serupa di masa depan. Selain itu, kasus ini juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di masyarakat.

Dari sudut pandang hukum, kasus ini akan ditangani secara serius oleh pihak kepolisian. Jika Lawak terbukti melakukan pembelaan diri secara proporsional, kemungkinan besar ia tidak akan dikenakan hukuman pidana. Namun, jika terbukti bahwa Lawak melakukan tindakan berlebihan dalam membela diri, ia dapat dijerat dengan pasal penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Langkah Selanjutnya

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif pasti di balik peristiwa duel maut ini. Polisi juga akan berkoordinasi dengan ahli kejiwaan untuk memastikan kondisi mental SP sebelum kejadian.

Pemerintah daerah setempat diharapkan dapat memberikan dukungan psikologis kepada keluarga korban dan pelaku, serta meningkatkan program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mental. Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya menjaga kerukunan antar warga dan memberikan perhatian kepada mereka yang membutuhkan bantuan.

Artikel Disetujui Oleh
ReporterIndra

Sorotan

Tragedi Di Poros Makassar Pare Truk Fuso Hilang Kendali Tabrakan Maut Renggut Satu Nyawa
Tragedi di Poros Makassar-Pare: Truk Fuso Hilang Kendali, Tabrakan Maut Renggut Satu Nyawa
Kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang pengemudi truk dan melukai dua orang lainnya di Jalan Poros Makassar-Pare, tepatnya di Kampung Maleleng,…
7 April 2026News
Halal Bihalal Kemawa Barru Bupati Andi Ina Serukan Solidaritas Warga Wajo Untuk Kemajuan Daerah
Halal Bihalal KEMAWA Barru: Bupati Andi Ina Serukan Solidaritas Warga Wajo untuk Kemajuan Daerah
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai acara Halal Bihalal Kesatuan Masyarakat Wajo (KEMAWA) Cabang Barru yang berlangsung di Baruga Singkeru…
6 April 2026News
Transformasi Digital Imigrasi Antara Efisiensi Layanan Dan Ekses Pengawasan Negara
Transformasi Digital Imigrasi: Antara Efisiensi Layanan dan Ekses Pengawasan Negara
Layanan keimigrasian di Indonesia tengah mengalami transformasi besar-besaran melalui digitalisasi. Di satu sisi, digitalisasi menjanjikan kemudahan dan efisiensi dalam pengurusan…
5 April 2026News