PAM: Tanpa Suara Brisik Gubernur Eddy, Danau Toba Sudah Tersedia Fasilitas Bagi Semua Kelompok.
PAM: Tanpa Suara Brisik Gubernur Eddy, Danau Toba Sudah Tersedia Fasilitas Bagi Semua Kelompok.

Sikap elegan dan bijaksana perlu dikedepankan atas pernyataan ini khususnya dalam memberikan sikap


Minggu ini, Gubernur Sumatera Utara Eddy Rahmayadi membuat heboh public dengan pernyataannya akan membuat wisata halal di Danau Toba. 

Sekjen Persatuan Anak Muara (PAM) Lindur Siburian mengajak semua pihak untuk bijak dalam menanggapi pernyataan sang gubernur ini. 

Memang pernyataan ini membuat gerah public. Banyak yang mengutuk pernyataan ini tapi banyak juga yang menyambut baik. 

Pihak yang kontra menganggap pernyataan ini sebagai upaya terselubung dalam meniadakan budaya,  dan adat istiadat masyarakat batak khususnya yang berkaitan dengan pemanfaatan babi.  Kelompok ini melakukan protes secara membabi buta hingga ada yang sampai menyelenggarakan  festival babi di Danau Toba. 

Sementara kelompok yang pro atas pernyataan ini menjadikan peluang mengembangkan budaya baru dan bahkan lahan baru dikawasan danau toba seperti restoran halal, wisata kuliner halal dan fasilitas pendukung berlabel halal lainnya. 

"Suka atau tidak, pernyataan gubernur ini dalam bahasa marketing komunikasi menjadi angin segar dalam
memobiisasi para wisatawan ke Danau Toba.  Karena masyarakat yang sangat alergi dengan hal hal yang selama ini menjadi keraguan mereka dan enggan berkunjung ke Danau Toba selama ini karena faktor identitas menjadi datang berbondong-bondong. 

Namun apabila pernyataan ini mendapat respon yang sangat berlebihan bahkan membabi buta, maka bencanalah yang akan terjadi.  Persepsi bahwa dikawasan danau toba tidak tersedia fasilitas bagi kaum muslim baik makanan dan lain sebagainya menjadi dibenarkan.  Akibatnya opini negatif akan terbangun sehingga menjadi bola api yang meleburkan setiap program dan upaya pemerintah dalam mendorong mobilisasi wisatawan ke kawasan danau Toba" ujar Lindur ketika ditemui redaksi Fakta.

Tanpa kita sadari memang bahwa dampak pernyataan gubernur ini bagai pedang bermata dua. Mata pertama menyasar pada pesan bahwa di Kawasan Danau Toba tidak halal.  Kalau ini benar maka pernyatan gubernur ini jika dianalisa dengan ilmu komunikasi justru menjerumuskan  sektor wisata danau Toba sehingga membawa kekhawatiran bagi orang yang tidak mengenal betul danau Toba. 

Kemudian mata kedua menyasar pada upaya membangkitkan amarah publik yang anti pada hal hal tabu dengan identitas kelompok lain.

Sikap elegan dan bijaksana perlu dikedepankan atas pernyataan ini khususnya dalam memberikan sikap. 

Apabila memberikan respon yang terlalu berlebihan maka justru semakin merunyamkan situasi yang berdampak pada gagalnya upaya pemerintah dalam mendatangkan para wisatawan ke kawasan danau Toba. 

Lalu apa solusi yang paling bijak bagi semua pihak. Seperti yang dijelaskan Lindur yang perlu dilakukan dalam bersikap.
Pertama adalah bahwa para pemerhati budaya,dan masyarakat dikawasan danau toba cukup tersenyum dan membangun persepsi dengan menyampaikan ke public bahwa Gubernur Eddy Rahmadi tidak pernah berkunjung ke kawasan danau Toba.  Saat ini di kawasan danau Toba telah tersedia fasilitas dan prasarana halal di setiap sudut Danau Toba.  Bila perlu ajak gubernur pelesiran di tempat tempat ini di kawasan danau toba.  

Kedua, persoalan apakah realisasi atas ide gubernur membuat wisata halal di kawasan danau Toba sebetulnya tinggal dibahas dan di eksekusi dalam level kebijakan, entah membuat perda tidak
perlu ada pengaturan spesifik mengenai hal hal yang sifatnya personal dan mengedepankan identitas. 

Redaksi

Penulis: Redaksi

Redaksi senior Faktaterbaru, memiliki tulisan yang sudah tersebar di media massa nasional


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook



Profil Faktaterbaru

Faktaterbaru.com adalah media online Indonesia yang menyajikan fakta terbaru dari sebuah isu dan berita, baik di Indonesia maupun Seluruh Dunia.  Kebanyakan media online saat di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan para pakar dan ilmuawan dalam berbagai bidang Ekonomi, Sains,  Politik dan Sosial Budaya.  Faktaterbaru.com bukanlah yang pertama [...]

Facebook

Twitter