Fakta, Suara Tinggi Belum Tentu Menghasilkan Lagu yang Indah

Fakta Music.  Penyanyi Top Dunia bisa hebat tidak serta merta karena suara yang Tinggi.  Namun mengolah vocal dengan baik akan menghasilkan lagu-lagu yang enak didengar.

Postur yang baik adalah modal paling penting bagi seorang vokalis agar dapat mengoptimalkan kerja vokalnya. Postur penyanyi sangat berkaitan dengan kinerja organ pernafasan. Pada dasarnya postur yang baik bagi penyanyi adalah postur yang alignment atau lurus tanpa harus terlalu tegak dan tetap rileks.

Kalau membandingkan suara penyanyi, maka mayoritas orang batak memiliki nada suara tinggi.  Kelemahannya adalah pengolahan suara yang mereka lakukan sangat tidak optimal sehingga kadang sangat membuat telinga tidak nyaman.

Teknik ini yang dilakukan oleh "Uncle Stone" alias Batu Sael yang sudah mampu menghasilkan rekaman lagu dengan kualitas luar biasa dan membuat para pendengar sangat nyaman menikmatinya.  Lagu yang dirilis dengan judul Rindu yang terlarang berduet dengan Novita Dewi ini ditengarai jauh lebih apik dengan penyanyi awal yaitu Broery Pesolima dan Dewi Yull.

Lalu bagaimana caranya menghasilkan olah vocal sehingga menghasilkan alunan lagu yang sangat indanh?  

Pada posisi berdiri, bayangkan titik tertinggi tubuh anda yaitu kepala bagian atas terkait pada seutas tali yang menggantung ke langit-langit sehingga posisi kepala anda tidak menunduk maupun mendongak, dada agak tinggi tetapi tidak membusung, bahu relaks, kaki terbuka selebar bahu.

Postur dasar ini membuat kandang rusuk dan paru-paru leluasa mengembang serta saluran pernafasan membentuk silinder sehingga laju udara tidak terhambat. Latihan yang cukup mudah adalah dengan menyandarkan punggung pada tembok, hingga bagian belakang tubuh dan kepala anda merata.

Tetapi tetap harus terasa natural posisinya. Lalu ada baiknya juga bagi pemula untuk melihat posturnya di cermin, apakah terlalu membusung, terlalu bongkok, dan sebagainya.

Selain itu, dalam bernyanyi, maka pernafasan memegang peranan penting.  Dalam menyanyi kita mengenal 3 ( tiga ) jenis pernafasan, yaitu :

  1. Pernafasan Bahu
    Pada saat mengambil / menarik nafas  dengan mengangkat bahu untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini tidak begitu baik, karena nafas yang dihasilkan dangkal dan mengakibatkan kalimat jadi terputus-putus.
  2. Pernafasan Dada
    Yaitu dengan membusungkan dada pada saat menarik nafas untuk mengisi paru-paru. Cara seperti ini juga tidak begitu baik, karena jadi terkesan cepat lelah dan akibatnya suara jadi tidak stabil dan terputus-putus.
  3. Pernafasan Diagfragma

    Pernafasan ini disebut juga dengan pernafasan rongga perut, yaitu menarik / mengambil nafas untuk mengisi paru-paru dengan mengembangkan rongga perut atau diagfragma, serta mengembangkan tulang rusuk. Cara inilah yang terbaik yang dilakukan untuk menyanyi, karena akan menghasilkan nafas yang panjang, ringan, santai, dan produksi suara lebih bermutu.

    Dengan diagfragma penyanyi dapat leluasa dalam berekpresi karena tidak ada tekanan dan desakan dalam pernafasan.

     

Tags: musik
Faktaterbaru

Penulis: Faktaterbaru

Redaksi senior Faktaterbaru, memiliki tulisan yang sudah tersebar di media massa nasional


Iklan Tengah Detail Foto Berita 665x140px

Berita Terkait

Form Komentar



Masukan 6 kode diatas :

huruf tidak ke baca? klik disini refresh


Komentar Via Facebook



Profil Faktaterbaru

Faktaterbaru.com adalah media online Indonesia yang menyajikan fakta terbaru dari sebuah isu dan berita, baik di Indonesia maupun Seluruh Dunia.  Kebanyakan media online saat di bangun dari perusahaan besar atau di bangun oleh orang-orang media , Tetapi kami adalah sekumpulan para pakar dan ilmuawan dalam berbagai bidang Ekonomi, Sains,  Politik dan Sosial Budaya.  Faktaterbaru.com bukanlah yang pertama [...]

Facebook

Twitter